Tabung Air Bersih Dengan Biopori

Uncategorized Feb 26, 2015 No Comments

Sudah banyak yang memprediksikan bahwa sepuluh tahun ke depan banyak tempat akan kekurangan air bersih dikarenakan kurangnya sumber air itu sendiri jika pemerintah tidak segera menggalakkan pembuatan biopori bagi para masyarakat. Semakin pesat pertumbuhan sebuah kota, maka tata ruang kota itupun berubah. Banyak sumber resapan seperti sawah dan ladang bermetamorfosis menjadi rumah atau pertokoan. Kita perlu menyadari hal ini karena tidak selamanya kita mampu mengandalkan air pasokan PDAM yang kadang pun tidak mengalir terutama di saat musim panas atau kemarau. Saat musim penghujan tiba, air yang melimpah bukannya menjadi sumber tapi malah menjadi bencana karena tidak punya tempat penampungan yang memadai.
Bagi rumah yang memiliki sumur sebagai lubang resapan juga tidak terlalu menguntungkan. Semakin hari air yang kita dapat dari sumurpun makin keruh dan kadang berbau sehingga menimbulkan rasa jijik. Kalau sudah begini apakah masih layak untuk minum, mandi, memasak, ataupun mencuci? Untuk menampung air ada beberapa cara:
• Membuat embung air yang dapat menampung air hujan dalam skala besar,
• Membuat bendungan,
• Membuat resapan air.
Dari ketiga cara untuk menampung air bersih, cara yang paling mudah dan tidak membutuhkan biaya besar adalah dengan membuat biopori. Jika dilakukan secara serempak dampaknya akan sama besar dengan pembuatan embung atau bendungan. Semakin banyak lubang akan makin baik. Cara membuatnya pun tidak sulit, hanya membutuhkan satu alat yang disebut sebagai pengebor untuk melubangi tanah hingga kedalaman satu meter.

dodit