Perlengkapan Bayi Untuk Perkembangannya

Kesehatan Jan 22, 2015 No Comments

Bayi tidak hanya membutuhkan perhatian secara fisik saja, tapi juga butuh pendidikan sejak dini. Memang belajar harus dilakukan sejak lahir hingga ke liang kubur. Untuk itu, orangtua harus menyiapkan beberapa perlengkapan bayi untuk pembelajaran. Apa saja pelajaran yang harus diterima buah hati kita sejak lahir? Berikut ini kurikulum bayi yang akan diberikan oleh guru terbaik, yaitu ayah dan ibunya.

10. Ciri Perlengkapan Bayi Berkualitas

10. Ciri Perlengkapan Bayi Berkualitas

Menyusu dan Reflek Menelan

Pembelajaran pertama dan paling penting setelah lahir adalah menyusu. Oleh karena itu, para ahli kebidanan menyarankan Inisiasi Menyusu Dini tepat setelah bayi dilahirkan. Pada mulanya ia akan belajar mencium bau puting susu yang sama dengan bau di tangannya. Nah, ini sudah belajar menajamkan indera penciuman. Kemudian ia belajar bergerak untuk mencari puting susu ibunya.

Pembelajaran menyusu mungkin sedikit sulit, terutama bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan. Tapi, ibu tidak boleh menyerah ketika buah hati masih sulit menyedot ASI dan terus menangis. Dengan terus mencobanya, pasti akan berhasil. Kalau perlu, belilah perlengkapan bayi seperti kasur kecil untuk membuat posisi menyusui yang nyaman.

Menggenggam

Pembelajaran kedua yang bisa Anda berikan adalah reflek menggenggam. Meskipun mereka nanti akan melakukannya secara alami, tapi mengajarinya adalah lebih baik. Kalau Anda mau mengajaknya belajar, termasuk menggenggam, maka otaknya akan berkembang lebih pesat dan ia akan menjadi orang cerdas nantinya.

Mendengarkan

Bayi Anda juga belajar mendengarkan sejak dilahirkan. Ia akan mencerna setiap kata yang diucapkan oleh orang di sekitarnya. Oleh karena itu, ajari bayi Anda terhadap kata-kata yang bagus dan sopan agar memorinya dipenuhi dengan hal positif. Jangan justru berbicara sekenanya di hadapan buah hati karena akan direkam dan ditiru pada saat ia besar. pembelajaran yang satu ini tidak memerlukan peralatan bayi apapun.

Komunikasi

Meskipun ia belum bisa bicara, tapi bayi telah mencoba berkomunikasi dengan Anda. Tentu saja melalui tangisan. Anda harus belajar memahami arti tangisnya apakah lapar, mengompol, atau ada gigitan serangga. Nah, ketika memberikan pertolongan sambil mengajaknya bicara dan menatap matanya agar terjadi kontak. Ini juga tidak memerlukan perlengkapan bayi yang sulit.

Aburachman Listisni